
Impor barang dari China melalui Alibaba dan 1688 sering terdengar menggiurkan karena harga yang kompetitif dan pilihan produk yang sangat luas. Namun, di balik peluang tersebut, proses impor menyimpan banyak detail teknis yang tidak selalu terlihat di awal. Mulai dari komunikasi dengan supplier, validasi kualitas barang, hingga pengurusan dokumen dan pajak, semuanya membutuhkan pemahaman yang tepat.
Tanpa pengalaman, kesalahan kecil dapat berujung pada keterlambatan barang atau munculnya biaya tambahan yang tidak terduga. Karena itu, semakin banyak pelaku usaha memilih untuk tidak berjalan sendiri dalam proses impor. Untuk memahami prosesnya secara lebih menyeluruh, simak panduan cara impor berikut agar Anda mengetahui prosedur yang benar dan aman sejak awal.

1. Menentukan Produk yang Tepat untuk Impor
Langkah awal impor dari Alibaba dan 1688 adalah menentukan produk yang realistis untuk diimpor dari China. Tidak semua produk yang terlihat menarik di katalog cocok untuk pasar Indonesia. Fokuslah pada produk yang memiliki permintaan stabil, tidak mudah rusak, dan tidak terlalu rumit dari sisi regulasi.
Di Alibaba dan 1688, satu jenis produk bisa memiliki ratusan variasi harga dan kualitas. Karena itu, penting membandingkan beberapa listing untuk memahami standar pasar. Produk yang tepat sejak awal akan mempermudah proses negosiasi, pengiriman, hingga perhitungan pajak.
2. Memilih Platform yang Sesuai
Alibaba dan 1688 memiliki karakter berbeda yang memengaruhi cara impor. Alibaba lebih ramah untuk pemula karena menggunakan bahasa Inggris dan sistem transaksi internasional. Banyak supplier di Alibaba sudah terbiasa menangani pembeli luar negeri.
Sebaliknya, 1688 menawarkan harga lebih murah karena fokus pada pasar domestik China. Namun, proses impor dari 1688 lebih kompleks karena menggunakan bahasa Mandarin, pembayaran lokal, dan supplier yang belum tentu berpengalaman ekspor. Pemilihan platform harus disesuaikan dengan tingkat pengalaman dan tujuan efisiensi biaya.
3. Mencari Supplier Secara Spesifik
Di Alibaba, manfaatkan filter seperti Verified Supplier, Trade Assurance, dan lokasi pabrik untuk menyaring supplier yang benar-benar aktif dan berpengalaman melayani pembeli internasional. Periksa profil perusahaan secara detail, termasuk tahun berdiri, kapasitas produksi, sertifikasi yang dimiliki, serta konsistensi jenis produk yang dijual.
Di 1688, fokuskan pencarian pada toko dengan volume transaksi tinggi, tingkat repeat order yang baik, serta ulasan pembeli yang konsisten. Perhatikan pula lama toko beroperasi dan stabilitas harga dari waktu ke waktu. Harga yang terlihat sangat murah perlu dianalisis secara kritis karena sering kali menunjukkan perbedaan material, spesifikasi tersembunyi, atau standar kualitas yang lebih rendah. Karena itu, pencarian supplier di Alibaba dan 1688 menuntut kesabaran, perbandingan antar listing, serta verifikasi yang cermat sebelum mengambil keputusan.
4. Mengevaluasi Kredibilitas Supplier Alibaba dan 1688
Supplier yang kredibel akan menjawab pertanyaan secara teknis dan konsisten. Tanyakan detail seperti bahan, toleransi ukuran, dan proses produksi. Di Alibaba, supplier yang profesional biasanya terbuka memberikan video pabrik atau contoh produksi sebelumnya.
Di 1688, komunikasi sering lebih singkat dan langsung ke harga, sehingga diperlukan kejelian ekstra. Evaluasi kredibilitas supplier sangat penting karena kesalahan di tahap ini akan berdampak pada seluruh proses impor.
5. Menyusun Spesifikasi Produk untuk Transaksi
Spesifikasi produk harus ditulis secara rinci dan jelas, terutama saat bertransaksi melalui Alibaba dan 1688. Jangan hanya mengandalkan foto katalog. Tuliskan ukuran, warna, material, berat, hingga standar kemasan.
Di 1688, perbedaan istilah teknis bisa menyebabkan salah persepsi. Karena itu, spesifikasi tertulis menjadi acuan utama jika terjadi perbedaan hasil produksi. Semakin detail spesifikasi, semakin kecil risiko barang tidak sesuai pesanan.
6. Negosiasi Harga dan MOQ dengan Supplier Alibaba dan 1688
Negosiasi di Alibaba biasanya lebih fleksibel karena supplier terbiasa melayani pembeli internasional. Anda bisa menegosiasikan harga berdasarkan jumlah, repeat order, atau custom produk.
Di 1688, harga sering terlihat final, tetapi masih bisa dinegosiasikan untuk pembelian dalam jumlah besar. Fokus negosiasi tidak hanya pada harga, tetapi juga MOQ, waktu produksi, dan biaya tambahan. Negosiasi yang sehat menciptakan hubungan bisnis jangka panjang.
7. Memesan Sampel dari Supplier
Sampel adalah langkah krusial dalam impor dari Alibaba dan 1688. Dengan sampel, Anda dapat mengecek kualitas nyata sebelum produksi massal. Ini sangat penting karena perbedaan foto dan produk asli sering terjadi.
Biaya sampel dari 1688 biasanya lebih murah, tetapi ongkos kirim bisa lebih mahal. Meski demikian, tahap ini tidak boleh dilewati karena berfungsi sebagai quality control awal yang melindungi modal Anda.
8. Menentukan Metode Pembayaran
Alibaba menyediakan sistem pembayaran yang relatif aman melalui mekanisme perlindungan transaksi. Ini sangat disarankan bagi pemula.
Sementara itu, transaksi di 1688 umumnya memerlukan pembayaran lokal China, sehingga sering melibatkan pihak ketiga. Risiko di tahap ini cukup tinggi jika tidak dikelola dengan benar. Karena itu, penggunaan jasa impor atau perantara pembayaran sering menjadi solusi yang lebih aman.
9. Mengatur Pengiriman Barang ke Indonesia
Pengiriman barang dari Alibaba dan 1688 ke Indonesia umumnya dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu pengiriman udara dan pengiriman laut. Pemilihan jalur pengiriman tidak bisa dilakukan secara sembarangan, karena sangat dipengaruhi oleh berat aktual, volume barang, jenis produk, serta tingkat urgensi ketersediaan stok. Pada tahap ini, kesalahan perhitungan sering terjadi karena pelaku usaha hanya melihat ongkos kirim di awal tanpa mempertimbangkan biaya turunan lainnya.
10. Mengurus Pajak dan Bea Masuk Barang dari Alibaba dan 1688
Setiap barang impor dari Alibaba dan 1688 wajib memenuhi ketentuan perpajakan dan kepabeanan yang berlaku di Indonesia. Penentuan HS Code menjadi tahap krusial karena kode ini menentukan besaran bea masuk, PPN impor, serta kemungkinan PPh impor yang dikenakan. Kesalahan dalam menetapkan HS Code atau ketidaksesuaian deskripsi barang dapat menyebabkan perbedaan tarif, pemeriksaan fisik, hingga penahanan barang di pelabuhan.
Selain HS Code, kelengkapan dokumen seperti invoice, packing list, dan dokumen pengiriman harus konsisten satu sama lain. Perbedaan nilai, jumlah, atau spesifikasi yang tercantum dapat memicu klarifikasi dari Bea Cukai dan menambah waktu serta biaya penanganan. Karena itu, perhitungan pajak sebaiknya dilakukan sejak tahap pemesanan, dengan estimasi menyeluruh terhadap seluruh komponen biaya impor.
Impor barang dari Alibaba dan 1688 membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk mendapatkan produk dengan harga kompetitif dan pilihan yang luas. Namun, peluang tersebut hanya bisa dimaksimalkan jika proses impor dijalankan dengan pemahaman yang tepat, mulai dari pemilihan supplier, negosiasi, pengiriman, hingga pengelolaan pajak dan bea masuk.
Tanpa perencanaan matang, impor justru berpotensi menimbulkan biaya tak terduga dan risiko operasional. Karena itu, menggunakan jasa impor profesional menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap tahapan berjalan aman, transparan, dan terukur.
